Jadi, jika Anda telah menonton Fire Force, Anda pasti pernah mendengar kata Latom dilemparkan, biasanya selama momen emosional, seperti ketika infernal dikalahkan. At first, it might sound like just another cool-sounding line, but Latom actually has some surprising connections to real-life traditions and hidden meanings that make it way more important than it seems.

Here’s what we found out after digging into it.

What Latom Actually Means In The Show

Fire Force is set in a future Tokyo during the “Solar Era,” where humans randomly combust and become Infernals, monster menyala yang menderita, bukan jahat. Kekuatan api khusus dipanggil untuk menghentikan mereka, tetapi bukan hanya pertempuran, mereka memperlakukannya sebagai semacam pengiriman spiritual.

Tapi kata itu tidak terbatas pada adegan-adegan itu.

Makna Hongaria & Teori Penggemar Tentang Anagram

Satu detail keren: latom (ejaan látom) sebenarnya adalah kata Hongaria yang menerjemahkan”saya lihat”ejaan.”Ini menambah lapisan lain pada maknanya, itu seperti orang yang mengatakan itu mengakui momen itu, menyaksikan apa yang sebenarnya terjadi.

Beberapa penggemar juga percaya Latom mungkin merupakan anagram halus dari kata Jepang Tomura (yang mengacu pada berkabung atau pemakaman). Jika itu benar, itu berarti pencipta acara, Atsushi ōkubo, mungkin telah mengambil kata ini untuk mengikat langsung ke dalam ide-ide inti cerita, seperti kehilangan, mengingat, dan pindah.

ōkubo belum secara resmi menjelaskan kata-kata itu, tetapi teorinya cukup solid, dan itu cocok dengan semua yang kita lihat di anime.

Ada beberapa perbandingan dunia nyata yang patut disebutkan juga. Fans telah memperhatikan bahwa doa-doa dalam pasukan api mirip dengan ritus pemakaman Kristen tradisional, terutama bahwa”abu untuk abu, debu ke debu”. Gagasan untuk kembali ke unsur-unsur, atau membiarkan jiwa beristirahat, adalah tema yang kuat di keduanya.

Ketika seorang anggota pasukan api mengakhiri doa dengan Latom, ini bukan hanya tentang menghentikan api. Ini tentang membantu jiwa berlalu dengan damai. Itu membuat pekerjaan terasa lebih sakral daripada kekerasan-lebih banyak tentang penyembuhan daripada kehancuran.

Ini juga digunakan dengan santai

Yang menarik adalah bahwa Latom tidak hanya digunakan dalam adegan serius. Itu juga muncul dalam percakapan normal, hampir seperti berkat santai atau perpisahan yang sopan. Pikirkan seperti mengatakan”hati-hati”atau”damai”dalam kehidupan sehari-hari.

Penggunaan santai itu menunjukkan seberapa dalam frasa ini ditenun ke dalam budaya dunia. Itu bagian dari bahasa mereka. Ini mencerminkan bagaimana masyarakat mereka telah tumbuh sekitar berurusan dengan kehilangan dan api, dan bagaimana mereka telah membangun ritual ke dalam kehidupan sehari-hari mereka sebagai hasilnya.

Meskipun kami belum memiliki makna yang dikonfirmasi dari Sang Pencipta, Latom jelas memiliki makna emosional dan budaya dalam seri. Ini menjembatani iman, kematian, rasa hormat, dan harapan, semua dibungkus menjadi satu kata yang terasa spiritual dan membumi.

Jadi, saat berikutnya Anda mendengarnya di pertunjukan, luangkan waktu sebentar untuk memikirkan apa yang sebenarnya terjadi. Karakter tidak hanya mengucapkan selamat tinggal, mereka menyaksikan sesuatu yang sakral.

Categories: Anime News